Blogtour : Mouth To Mouth - Review Novel

17.07


BLOGTOUR – REVIEW NOVEL – PHOTO CHALLENGE

MOUTH TO MOUTH
 

Penulis          : Christian Simamora
Editor              : Alit Tisna Palupi
Proofreader   : Rinandi Dinanta
Desainer Sampul: Ade Ismiati Hakimah
Penata Letak   : Ade Ismiati Hakimah
Penerbit         : Roro Raya Sejahtera
Tebal Buku   : 378 halaman
Tahun Terbit : 2018
ISBN               : 978-602-5903-02-1
Harga             : Rp  95,000,-



SERINGNYA, YANG KAMU RINDUKAN HANYA KENANGAN,
BUKAN ORANGNYA.

Dear pembaca,

Ketimbang bercerita tentang isi buku, aku memilih untuk mengajukan pertanyaan sederhana yang anehnya tak semua orang tahu jawabannya: seberapa lama yang kamu butuhkan untuk melupakan mantan?

Di salah satu episode How I Met Your Mother, malah ada beberapa pendapat. Lily bilang, setengah umur relationship itu sendiri. Marshall bilang, satu minggu per bulan kalian jadian. Robin bilang, sepuluh ribu gelas minuman beralkohol—tak peduli selama apa waktu yang kamu butuhkan untuk mencapai target itu.

How about you?
Apakah menurutmu, move on berarti menunggu sampai punya pacar baru lagi? Dan sampai itu benar-benar terjadi, kamu malah membiarkan si mantan kembali lagi, sekaligus menguji apakah kamu masih sebodoh dulu?

Selagi kamu memikirkan jawabannya, nikmati dulu cerita Jordi dan Isadora (plus drama mantan menyebalkan) di buku MOUTH TO MOUTH ini. Seperti biasa, aku ucapkan...

Selamat jatuh cinta,


CHRISTIAN SIMAMORA
***

“Pernah nggak sih, kamu teringat kembali sama mantan, lalu bertanya-tanya : dimana kewarasa da logikamu hingga memutuskan untuk berpacaran dengan orang itu?”– halaman 15

Ada yang punya masalah sama mantan? Sepertinya kamu akan memahami gimana rasanya dikejar-kejar lagi sama mantan seperti Isadora. Walaupun sudah berpisah, Alifranco masih ‘mengganggu’ kehidupan Isadora. Demi membungkam Alifranco, Isadora akhirnya mengarang cerita tentang pacar barunya dan berjanji akan mengenalkannya pada Al saat pernikahan  Dew, kakak Isadora.

Ketika satu masalah usai, masalah lain datang. Sekarang Isadora kebingungan mencari pasangan palsunya. Tiba-tiba, Jordi muncul sebagai tetangga kos Isadora. Selain rupawan, cowok itu juga sangat menarik. Yang paling penting, dia masih SINGLE! Ketika mereka semakin dekat, hubungan mereka semakin rumit. Belum selesai dramanya soal mantan, Isadora kembali terlibat dengan sandiwara yang menggoda bersama Jordi. Bagaimana kalau akhirnya semua berjalan nggak sesuai dengan harapan mereka?
***

“ Yang paling menyakitkan itu justru bukan pas putus, melainkan trauma yang mengikutinya. Rasanya kayak terbangun dari tidur panjang dan lo nggak ngenalin sekeliling lo. Gue mampu ngobatin luka hati gue sendiri., tapi jujur gue kayak kehilangan nyali untuk memulai hubungan yang baru lagi” – Halaman 100

Sudah baca Exclusive First Chapter novel ini kan? Udah punya sedikit gambaran dong tentang novel Mouth to Mouth? Babang kembali lagi dengan #jboyfriend seriesnya. Please welcome, another J! Jordache Montefiori Singgih, atau DJ Jordi. Pesonanya bak oppa-oppa Korea, berkulit putih pucat, dengan mata seindah berlian. Selain rupawan, DJ Jordi juga jago nge-mix music sejago nge-mix perasaan Isadora saat bersama dengannya *eh*

Seperti biasa, Babang selalu berhasil mengeksekusi cerita dengan ide mainstream, menjadi sangat menarik dan berkesan. Novel ini diceritakan dengan POV 3, alur maju dengan beberapa flashback. Plotnya cepat, dengan setting tempat dan waktu yang jelas. Gaya berceritanya khas Babang, detail, lucu dan seru. Plus memunculkan adegan-adegan panas yang lugas. Novelnya untuk usia 21+ ya.

Membaca kisah Is dan Jordi, sama seperti mencicipi buah ceri. Legit, bikin ketagihan! Nggak bisa berhenti baca sampai tuntas. Aku suka dengan kedekatan Is dan Jordi yang dibangun sangat intens. Mereka juga banyak ngobrol sehingga chemistry mereka sangat sempurna. Aku suka dengan referensi panggilan dari berbagai nama sosis yang diberikan Is pada Jordi, sangat unik dan spesial. Konflik yang dihadirkan di novel ini, lebih fokus pada konflik internal antar tokoh utama.

Selain kehidupan mereka, diungkap juga tentang pekerjaan Is dan Jordi. Bersama Jordi, aku merasakan atmosfer berbeda dari satu panggung ke panggung lain. Jordi awesome as always. Sementara pekerjaan Isadora sebagai buyer menjadi istilah baru dalam dunia department store yang aku tau. Keduanya digambarkan dengan baik dan nggak sekedar tempelan aja. Riset Babang di bidang fashion juga sangat baik, kedua tokohnya pake outfit yang keren.

Tokoh-tokohnya loveable. Salut dengan Isadora, mantan nggak bisa membuatnya terus-menerus terpuruk. DJ Jordi, harus aku akui, aku juga akan mudah luluh kalau dikasi perhatian dan sikap yang protektif begitu hehe.. Aku suka dengan kehadiran Arik dan Bambina, sahabat Isadora dan juga Dew, kakak yang sangat support Isadora. Kalau Al, nggak usah ditanya deh, sikapnya udah cukup menyebalkan. Bye-bye aja deh dengan mantan macam begini!

Ketika bertemu dengan orang yang tepat, maka move on nggak lagi terasa berat. Kadang cinta memang membuat luka, tapi jangan lupa cinta juga menghadirkan kebahagiaan yang luar biasa. Selamat jatuh cinta lagi bersama Is dan Jordi, sexyreaders!

“Gue kira, dengan menepikan lo sepenuhnya, gue bisa melindungi hati gue sepenuhnya dari kemungkinan terluka lagi. Tapi, sejak kemarin gue nggak henti-henntinya berpikir kalo berpisah dari lo justru bikin gue semakin sulit untuk bahagia.” –halama 356.



PHOTO CHALLENGE

Salam cinta dari Pulau Merah, 

Isadora KW Super 😃


Blogtour : Mouth To Mouth - Tanya Penulis

15.44


BLOGTOUR-TANYA PENULIS

MOUTH TO MOUTH


Haii.. Selamat datang lagi di blogtour bareng aku dan Penerbit Twigora. Nggak bosen dong? Giveaway Black Leather Jacket masih berlangsung lho.. Kalau belum ikutan segera cek postingan sebelumnya ya!

Blogtour ini, aku akan share tentang novel Mouth to Mouth karya Christian Simamora. Novel ini termasuk dalam #jboyfriend series season 3. Sebelumnya juga pernah aku posting tentang Exclusive First Chapter novel ini. Kalau belum baca, boleh diintip dulu di post blog ini ya~

Blogtour #MouthToMouth di blogku berlangsung dari tanggal 15-17 Oktober 2018. Seperti biasa, akan ada tiga post yaitu Tanya Penulis, Review Novel dan Giveaway. Jadi pastikan kamu mengikuti rangkaian blogtournya sampai selesai, biar makin kenal dengan Isadora dan DJ Jordi serta meningkatkan peluang untuk memenangkan novelnya di blogku.



Profil Author kesayangan nih~
CHRISTIAN SIMAMORA
Mencintai novel romance sejak dulu dan mengawali debutnya sebagai penulis di tahun 2005.
Konsisten menulis untuk pembaca dewasa lewat serial #jboyfriend dan #vimanasingles. 
Penyuka warna pink, baby animal, Britney Spears, Carly Rae Jepsen, eau de parfums, dan online shopping.  
*
PENGEN KENAL LEBIH JAUH?
Fanpage: @ChristianSimamoraAuthor
Twitter: @09061983
Instagram: @XSIMAMORA
Wattpad: @ChristianSimamora

Simak nih obrolanku dengan Babang seputar novel Mouth to Mouth
Q : Menurut Babang, apa istimewanya #MouthToMouth dibandingkan novel #jboyfriend series sebelumnya?
A : Season ketiga #jboyfriend ini lebih menyenangkan untuk ditulis karena ringan dan fun. Abang berusaha kembali ke pakem rom-com yang Abang cintai sejak awal menulis. MOUTH TO MOUTH adalah awalan terbaik untuk misi itu.

Q :  Adakah pengalaman yang paling berkesan bagi Babang saat mengerjakan novel #MouthToMouth ini?
A : Panik sendiri saat nyaris kehabisan referensi sosis, hahahahaha!

Q : Boleh dong bagi rahasia, bagaimana cara Babang menghidupkan karakter Isadora dan Jordi sehingga chemistry mereka kuat banget?
A : Novel-novel Abang biasanya menggunakan character-based plot. Jadi saat menulis, kebanyakan membiarkan para karakter yangmembangun chemistry satu sama lain. Tugas Abang hanya menceritakan ulang.

Q : Apakah Babang punya idola dalam hal fashion yang menginspirasi outfit Isadora dan Jordi? Suka deh sama paperdoll-nya. Stylish abis!
A : Saat riset untuk profesi Isadora, Abang ngumpulin tren fashion tahun ini. Berbekal informasi itu, Abang nyari referensi pakaian apa aja yang tren/bakal tren.

Q : Kalau Babang termasuk dalam #TimBalikan atau #TimAntiBalikan? Hehe
A : Bukan keduanya. Abang anggota tetap #TimPilihYangPalingBikinBahagia haghaghag!

Tuh.. Makin penasaran kan dengan novel ini? Makanya jangan sampai kelewatan blogtour yang berlangsung di beberapa blog selama 30 hari. Cuss~




21 – 23 SEPTEMBER 2018: SRI SULISTYOWATI
Url Blog: https://www.kubikelromance.com/

24 – 26 SEPTEMBER 2018: INTAN NOVRIZA KAMALA SARI
Url Blog: http://www.ketimpukbuku.com/

27 – 29 SEPTEMBER 2018: TASYA DEVI
URL Blog:perpuskeciltasya.wordpress.com

30 SEPTEMBER – 2 OKTOBER 2018: HILEL HODAWYA
Url blog : hilelhodawya.wordpress.com

3 - 5 OKTOBER 2018: ERHI DIVINA
Url blog : http://runeofstories.wordpress.com

6 - 8 OKTOBER 2018: PIDA ALANDRIAN

9 – 11  OKTOBER 2018: ADE DELINA PUTRI
URL blog: delinabook.wordpress.com

12 – 14  OKTOBER 2018: SHARIE

15 – 17  OKTOBER 2018 2018: PUTU RINI CIPTA RAHAYU (Kamu disini!)
URL Blog : rinspiration95.blogspot.com

18 – 20  OKTOBER 20182018: CAROLINA TEDJAPRANATA
Url Blog: www.wolfcxreads.wordpress.com



Blogtour : Black Leather Jacket - Giveaway

15.22

BLOGTOUR – GIVEAWAY

BLACK LEATHER JACKET


Hai.. Terima kasih sudah mengikuti blogtour di blog ini selama dua hari. Sudah baca post Tanya Penulis dan Review Novel kan? Post ini adalah post yang ditunggu-tunggu karena Twigora memberikan kesempatan untuk 1 orang yang beruntung untuk mendapatkan novel ini secara cuma-cuma hanya dengan ikutan giveaway-nya! Perhatikan cara ikutannya ya

  1. Punya alamat pengiriman di wilayah Indonesia
  2. Follow kami via twitter @rinicipta, @adit_adit @iiphche dan @TWIGORA atau via instagram @rinspirations @adit_adit @ifnurhikmah dan @TWIGORA
  3. Share link informasi blogtour giveaway ini via twitter atau share banner blogtour giveaway via IG (boleh repost/regramm/IG Story), dengan hastag #BlackLeatherJacket #RinspirationsxTwigora. Jangan lupa mention/tag akunku saja.
  4. Jawab pertanyaan di kolom komentar blog ini dengan format nama, usia, nama akun sosial media yang digunakan untuk share (Twitter/IG), link share (IG/twitter) dan jawaban. Pertanyaannya : “Kalau dapat kesempatan untuk mengerjakan novel duet, kamu pengin duet sama siapa?”
  5. Giveaway ini berlangsung dari tanggal  12-19 Oktober 2018 dan diumumkan segera setelah penutupan. Pemenang dipilih berdasarkan jawaban yang paling menarik dan partisipasinya dalam rangkaian blogtour. Pemenang akan aku hubungi via sosial media.
  6. Kalau ada pertanyaan, boleh kirim DM atau beri komentar pada postingan blogtour giveaway ini di IG/Twitter. Good luck!





Ikuti rangkaian Blogtour Black Leather Jacket di blog berikut :

19 – 21 SEPTEMBER 2018 : SEFFI SOFFI
Url blog : http://seffisoffi.blogspot.com

22 – 24 SEPTEMBER 2018 : ATHAYA
Url Blog: http://theboochconsultant.blogspot.co.id/

25 – 27 SEPTEMBER 2018 : GABRIELLA HALIM
URL blog : whatsgabyread.blogspot.com

28 – 30 SEPTEMBER 2018 : ILMI FADILLAH
Url Blog: http://ilmifadillah.blogspot.com

1 – 3 OKTOBER 2018 : NATHALIA DP
URL Blog: http://nathaliabookshelf.blogspot.com

4 – 6 OKTOBER 2018 : NOLA
Url blog: https://canolareads.wordpress.com

7 – 9 OKTOBER 2018 : ASTRID CITRALOKAM
Url Blog:  dateabook.blogspot.co.id.

10 – 12 OKTOBER 2018 : PUTU RINI CIPTA RAHAYU (Kamu disini!)
URL Blog : rinspiration95.blogspot.com

13 – 15 OKTOBER 2018 : ASRI RAHAYU MS
URL Blog: www.peekthebook.com

16 – 18 OKTOBER 2018 : ADYTA DHEA PURBAYA
Blog : adytapurbaya.blogspot.com

Blogtour : Black Leather Jacket - Review Novel

15.42


BLOGTOUR – REVIEW NOVEL – PHOTO CHALLENGE

BLACK LEATHER JACKET



Penulis          : Aditia Yudis & Ifnur Hikmah
Editor             : Alit Tisna Palupi
Proofread      : Rinando Dinanta
Desainer Sampul: Ade Ismiati Hakimah
Penata Letak  : Ade Ismiati Hakimah
Penerbit         : Roro Raya Sejahtera
Tebal Buku    : 370 halaman
Tahun Terbit   : 2018
ISBN               : 978-602-51290-5-6
Harga             : Rp  88,000,-

SETIAP CINTA BUTUH REVISI

Laura tak punya alasan untuk menyukai Aidan. Pertama, novel debut lelaki itu kini mengalahkan novel-novel Laura di rak best seller. Kedua, foto Aidan yang terpampang besar di sampul belakang novelnya semakin mempertajam kecurigaan Laura: lelaki itu hanya penulis romance (genre yang dibencinya!) bermodal tampang. Jadi, maaf deh kalau dia merasa keberatan ketika Laura dipasangkan dengan Aidan untuk proyek novel selanjutnya. Tahu apa lelaki itu soal menulis novel berkualitas?

Semakin jauh mengenal Aidan, Laura tahu bahwa lelaki itu punya pengetahuan luas tentang thriller, genre cerita favorit Laura. Aidan bahkan hafal kutipan-kutipan Agatha Christie! Sedikit demi sedikit Laura membangun respek tersendiri untuk Aidan—dan belakangan tanpa dia sadari… cinta.

Tapi sebelum Laura berhasil membuat Aidan tahu tentang perasaannya, lelaki itu menghilang. Membiarkan proyek menulis mereka terbengkalai begitu saja—seolah tak ada artinya. Alih-alih marah, Laura merasa sangat kecewa dengan sikapnya itu. You’re breaking my heart, Aidan, and the saddest part is… you don’t even know about it.
***

 “Selagi kamu berpikir negatif seperti itu, kamu tidak akan punya kesempatan untuk mengenalku lebih jauh, maupun gaya tulisanku. Padahal untuk membuat proyek menulis bersama ini berhasil, kau dan aku harus bekerja secara harmonis. Laura, kau dan aku saling membutuhkan.” –halaman 209

Black Leather Jacket merupakan juara kedua dari lomba menulis Sweet and Spicy Romance yang diadakan oleh Penerbit Twigora di tahun 2016. Senang sekali bisa membaca salah satu naskah yang terpilih dari lomba ini. Menariknya, selain ditulis oleh dua orang,  novel ini memiliki kisah yang manis sekaligus kompleks.

Novel ini adalah novel duet pertama yang aku baca. Sebelumnya aku belum pernah baca tulisan Mbak Adit maupun Mbak Iif, baik yang duet maupun solo. Aku suka dengan cara mereka menceritakan kisah ini, santai dan asyik banget dibaca.  Alurnya menggunakan alur maju, penceritaan menggunakan POV 3. Plot yang ditulis cukup rapi, seolah ditulis oleh satu orang. Tulisan Mbak Adit dan Mbak Iif nge-blend, meskipun awal-awal aku rasa masih belum konsisten.

Dari awal halaman sudah ditunjukkan beberapa potongan cerita melalui tokoh-tokohnya, aku tidak bisa menebak alurnya. Novel ini tidak hanya tentang Laura dan Aidan, konfliknya justru lebih complicated. Tentang keluarga, tentang karier dan juga impian yang ingin dicapai.  Kadang kita sering dihadapkan pada pilihan-pilihan yang sulit. Setiap pilihan tentu memiliki konsekwensi, tidak hanya bagi diri kita juga orang-orang di sekitar. Hal inilah yang juga dialami oleh Aidan.

“Kalau kita nggak pernah memiliki apa-apa. Semua akan hilang. Satu per satu. Tapi, aku nggak mau kehilangan kesempatan ini.” – halaman 214

Soal karakter, aku suka karena Aidan dan Laura memiliki karakter yang bertolak belakang. Aidan yang terkesan santai dan iseng, tapi juga tipikal family man. Sedangkan Laura, si gadis ambisius, keras kepala dan sangat mencintai dunia kepenulisan. Penulis berhasil membangun chemistry mereka dengan perlahan-lahan. Dari awalnya Laura merasa sinis dengan Aidan, hingga mereka jadi lebih mengenal dan saling mendukung. Kehadiran tokoh lain seperti Mya, Allan, Claudia dan Richard juga punya porsi yang cukup di novel ini.  

Satu hal menarik yang aku suka dari novel ini adalah dunia Aidan dan Laura yaitu tentang kepenulisan. Aku yang sangat awam dengan dunia ini menjadi banyak mendapat pengetahuan. Penggambarannya juga cukup detail. Ternyata proses kreatif dari merumuskan ide, menuangkannya menjadi tulisan, mengalami revisi dan penambahan sana-sini hingga dicetak dan sampai di tangan pembaca itu sangat tidak mudah. Sayang aja kalau sampai masih ada pembajakan buku dan jual-beli secara ilegal. Sangat merugikan dan tidak menghargai jerih payah penulis.

Aku masih menemukan beberapa typo, tapi tidak terlalu mengganggu saat membaca. Meski konfliknya hampir menjelang akhir halaman, tapi aku cukup puas dengan endingnya. Sebenarnya, aku masih penasaran dengan kisah Richard-Lani dan kelanjutan Brown Eyes Don’t Lie.

Lewat Black Leather Jacket, pembaca diajak untuk belajar mendengarkan saran orang lain untuk mencoba hal baru. Berkomitmen dengan apa yang dijalani dan tentu saja memperjuangkan apa yang diinginkan. Novel ini bisa dibaca oleh kamu yang berusia 13 tahun ke atas.

“Life is a mystery. Love is a mystery. Loving you and live with you are the greatest mystery of my life.”- halaman 332




PHOTO CHALLENGE


Gimanaa.. udah berhasil niruin gayanya Aidan belum nih? Hihii. 

2018

Blogtour : Black Leather Jacket - Tanya Penulis

15.41

BLOGTOUR-TANYA PENULIS

BLACK LEATHER JACKET


Haii.. Selamat datang lagi di blogtour bareng aku dan Penerbit Twigora.
Kali ini, aku akan share tentang novel Black Leather Jacket karya Aditia Yudis dan Ifnur Hikmah. FYI, novel ini adalah juara kedua dari ajang lomba Sweet Spicy Romance yang diadakan oleh Twigora, lho. Senang sekali, bisa berkesempatan untuk baca dan sharing tentang novel ini lewat blogtour. Oya, blogtournya berlangsung dari tanggal  10-12 Oktober 2018. Selama blogtour berlangsung akan ada Tanya Penulis, Review Novel dan Giveaway. Jadi pastikan kamu mengikuti rangkaian blogtournya sampai selesai ya!

Sebelum intip beberapa pertanyaanku buat Mbak Adit dan Mbak Iif, boleh dong kenalan dulu dengan mereka berdua. Sebelumnya ada yang udah pernah baca novel mereka, baik yang solo maupun duet?



ADITIA YUDIS
Lahir dan menetap di Lampung. Mulai menulis sejak tahun 2009 dan terus belajar hingga sekarang. Penulis favoritnya adalah Ahmad Tohari, Umar Kayam, dan Ted Chiang. Sejak tahun 2010 sudah beberapa bukunya yang diterbitkan, antara lain novel adaptasi skenario 7 Misi Rahasia Sophie (2014),Time After Time (2015),Senandika Prisma(2016), dan Potret (2017).
IG/Twitter: @adit_adit.

IFNUR HIKMAH
Pembaca di pagi hari, editor di siang hari, penulis di malam hari. Menetap di Jakarta dan berkutat dengan kehidupan remaja sepanjang hari karena tuntutan pekerjaan. Menulis agar tetap waras karena butuh menuangkan isi kepala ke dalam tulisan. Sejak 2013 sudah menerbitkan beberapa buku, di antaranya Mendekap Rasa (2013), Do Rio Com Amor (2015), Reborn (2016). Impian terbesar: interview Michelle Obama.
Instagram/Twitter: @ifnurhikmah/@iiphche

Sesi wawancara ini menarik banget, karena aku langsung bisa wawancara kedua penulisnya seputar proses kreatif penulisan novel Black Leather Jacket. Berikut petikan wawancaranya :

Q : Bagaimana suka duka Mbak Adit dan Mbak Iif saat mengikutsertakan novel ini di Lomba Sweet Spicy Romance Twigora hingga mendapat juara dan diterbitkan?
I : Novel ini sebenarnya sudah selesai ditulis sejak 2013 atau 2014, tapi didiamkan begitu saja. Sampai tiba-tiba Adit ngajakin buat ngikutin novel ini ke lomba Sweet Spicy Romance Twigora. Kenapa enggak? Jadi, kami mengedit (bisa dibilang merombak ulang) di saat deadline yang tinggal sebentar. Sejujurnya, enggak nyangka aja novel ini bakalan menang karena persiapan yang sangat mepet. Waktu itu aku lagi ada kerjaan di desa kecil gitu di Sulawesi dan nerima chat Adit kalau novel ini menang. Langsung teriak senang dan diliatin ibu-ibu yang lagi masak sagu, he-he.
A : Boleh percaya, boleh tidak, naskah Black Leather Jacket ini dikirim beberapa jam sebelum deadline berakhir. Kami berdua enggak nyangka naskah ini jadi juara, karena naskah ini tulisan lama kami yang tadinya cuma mengendap sebagai file di komputer.

Q : Novel ini kan bukan kolaborasi menulis pertama antara Mbak Adit dan Mbak Iif, apa yang membedakan pengerjaan novel ini dengan novel duet sebelumnya?
I : Novel duet pertama lahir dari ketidaksengajaan. Aku punya cerita sendiri, Adit punya cerita sendiri, lalu saling samber dan kenapa enggak disatuin? Sementara novel ini, sejak awal idenya lahir dari kita berdua. Sejak awal, proses pengerjaannya sudah berdua, bukan lagi dua cerita terpisah dijadiin satu.
A : Dibanding dengan kolaborasi-kolaborasi yang pernah kami lakukan sebelumnya, Black Leather Jacket bisa dibilang yang paling fun. Bukan hanya dari suasana ceritanya sendiri, tapi juga proses duetnya.

Q : Novel ini juga mengangkat kehidupan yang dekat dengan dunia kalian, yaitu tentang penulis. Adakah tantangan atau kendala saat menulis?
I : Meski ini dunia yang kami kenal, ini jadi tantangan tersendiri karena harus menyajikan sesuatu yang sangat kami kenal kepada pembaca yang enggak tahu sama sekali. Gimana caranya kami menyajikannya dengan baik tanpa terkesan sotoy, he-he. Surprisingly, ada banyak banget hal baru yang bikin kita takjub padahal sudah berpikir kalau kita kenal 100% sama dunia ini.
A : Meski kami berdua sama-sama sudah jadi penulis saat itu, ternyata dengan menulis dan merevisi naskah Aidan justru bikin kami berdua tahu kalau banyak sisi dan segi di dunia kepenulisan yang kami belum ketahui dan pahami. Akan tetapi, itu enggak jadi kendala sih, karena ada teman-teman penulis lain yang mau berbagi pengalamannya dan juga editor kami yang supportif.

Q : Boleh dong, kasi tips biar tetap kompak saat mengerjakan novel duet ala Mbak Adit dan Mbak Iif?
I :
Komunikasi. Selalu update bagian masing-masing agar partner tahu sudah sejauh mana perkembangan tulisan kita.
Jujur. Selain menulis, kita punya kesibukan lain dan mungkin saja harus mendahulukan hal lain, sehingga penting untuk jujur ke partner kalau kita mundurin deadline atau minta di-back up.
Percaya. Pasti bakalan ada perasaan 'gue bisa nulis lebih dari itu' tapi kan di awal sudah bikin kesepakatan, jadi harus percaya partner bisa menuangkan ide menjadi cerita yang sama-sama kita berdua inginkan.
A : Biar tetap kompak ketika menulis duet, ya kunci utamanya adalah komunikasi. Rajin ngobrol, rajin nanya keadaan partner nulis, jangan ragu untuk mengingatkan kewajiban mengerjakan bagiannya atau ngerevisi (tapi jangan terlalu ngatur dan cerewet juga). Simpati dan empati ke teman menulis duet itu penting banget. Ketika dia sibuk dan enggak sempat mengerjakan bagiannya ya, tawarkan bantuan. Tentunya, harus ingat kalau nanti ketika naskah itu jadi adalah keberhasilan itu adalah milik bersama, prestasi berdua, bukan kesuksesan satu orang saja.

Q : Harapan Mbak Adit dan Mbak Iif untuk Novel Black Leather Jacket?
I : Semoga disukai pembaca dan pada jatuh cinta kepada Aidan, seperti kami yang jatuh cinta kepadanya saat menulis kisahnya.
A : Harapanku ... novel Black Leather Jacket ini bisa diangkat ke layar lebar seperti halnya Black Leather Jacket karya Aidan. Hehe

Blog tour akan diadakan selama 30  hari dengan jadwal sebagai berikut:

19 – 21 SEPTEMBER 2018 : SEFFI SOFFI
Url blog : http://seffisoffi.blogspot.com

22 – 24 SEPTEMBER 2018 : ATHAYA
Url Blog: http://theboochconsultant.blogspot.co.id/

25 – 27 SEPTEMBER 2018 : GABRIELLA HALIM
URL blog : whatsgabyread.blogspot.com

28 – 30 SEPTEMBER 2018 : ILMI FADILLAH
Url Blog: http://ilmifadillah.blogspot.com

1 – 3 OKTOBER 2018 : NATHALIA DP
URL Blog: http://nathaliabookshelf.blogspot.com

4 – 6 OKTOBER 2018 : NOLA
Url blog: https://canolareads.wordpress.com

7 – 9 OKTOBER 2018 : ASTRID CITRALOKAM
Url Blog:  dateabook.blogspot.co.id.

10 – 12 OKTOBER 2018 : PUTU RINI CIPTA RAHAYU (Kamu disini!)
URL Blog : rinspiration95.blogspot.com

13 – 15 OKTOBER 2018 : ASRI RAHAYU MS
URL Blog: www.peekthebook.com

16 – 18 OKTOBER 2018 : ADYTA DHEA PURBAYA
Blog : adytapurbaya.blogspot.com




Review Novel : Pingyan dan Pangeran Bayangan

18.36


PINGYAN DAN PANGERAN BAYANGAN

Penulis                 : Eve Shi
Penyunting         : Nico Rosady
Ilustrasi Sampul  : Dian Harigelita
Desain Sampul  : Jia Effendie
Penata Letak      : Nico Rosady
Tebal Buku          : 254 Halaman
Penerbit              : Nawalapatra
Tahun Terbit      : 2018

Sejak kecil, Pingyan tinggal bersama ibu angkatnya di sebuah dusun kecil. Hidupnya berubah drastis ketika ia didatangi oleh sebuah sosok tanpa raga yang mengaku sebagai putra mahkota kerajaan. Tubuh Huangli dipisahkan paksa dari jiwanya oleh para pihak yang ingin mencabut haknya sebagai pewaris takhta.
Pingyan memutuskan untuk menolong Huangli dan berangkat ke ibu kota. Berbagai ringan dan bahaya mengadang mereka di jalan. Keduanya harus berpacu dengan waktu.
Jika terlambat, Huangli terancam menjadi arwah hidup selamanya..
***
Dua kali membaca karya Eve Shi yaitu The Ghost Next Door dan The Bond. Keduanya punya unsur misteri yang sangat kuat. Berbeda dengan novel ini yang bergenre Wuxia atau cerita tentang silat. Pingyan dan Pangeran Bayangan ini selain cerita tentang silat juga memiliki unsur supranatural dan misteri. Genre yang benar-benar berbeda dengan yang biasa aku baca. Tapi karena udah suka dengan karya kak Eve Shi ya aku baca aja, dan nggak pernah kecewa.

Seperti biasa, gaya ceritanya mengalir. Novel ini ditulis dengan bahasa baku dan punya banyak kosakata baru yang masih asing bagiku. Jadi banyak belajar juga. Novel ini diceritakan dengan POV3. Alur ceritanya sederhana tapi eksekusinya seru banget. Aku sangat menikmati saat mengikuti petualangan Pingyan dan Huangli. Penulis berhasil menciptakan suasana yang kental dengan kehidupan kerajaan. Sensasinya kayak menonton film-film action China deh.

Tokohnya punya porsi yang pas. Karakternya dikembangkan dengan baik dan peran-perannya juga enghidupkan cerita. Kagum dengan keberanian, kemampuan dan niat tulus Pinguan. Strong heroine! Aku suka dengan endingnya, permainan emosinya bikin greget! Tidak keberatan juga kalau ada pengembangan cerita hehe.. Aku rekomendasikan novel ini untuk pecinta novel genre wuxia atau kisah misteri dan supranatural dari penulis lokal.

“Siapa tahu pertemuan ini karena kita berjodoh dan memang sudah takdirmu menempuh perjalanan ini." -Halaman 25