2018

Review Novel : Bukan Salah Hujan

10.01


Bukan Salah Hujan

Penulis                 : Ummuchan
Penyunting         : Tim Editor Fiksi
Desainer Sampul : Aqsho Zulhira
Penerbit              : Grasindo
Tahun Tebit        : 2018
Tebal Buku          : 226 Halaman



Membenci masa lalu tidak akan membuat hidupmu baik-baik saja. Sebab setiap manusia hidup dengan tiga hal; hari kemarin, hari ini dan hari esok.

Itulah mengapa hidup Randu tidak pernah baik-baik saja sejak hari ia kehilangan Rindu. Sampai suatu hari Nadi hadir dan melihat kekeliruan tersebut dalam diri Randu. Nadi mencoba mengembalikan pandangan-pandangan Randu tentang kesalahan di masa lalu, tentang hujan, bahkan tentang kehidupan. Nadi ingin Randu kembali percaya bahwa tidak semua terjadi saat hujan turun adalah salah hujan. Sebab hujan sendiri pun tidak pernah meminta dijatuhkan. Ia jatuh ke bumi karena permintaan orang-orang yang ingin menangis, tetapi tidak ingin sendirian.
***

“Aku semakin menemukan alasanku untuk berhenti dari pekerjaan ini dan pulang ke kampung halaman. Aku masih percaya tentang hidup bahagia adalah dengan mengumpulkan rupiah sebanyak mungkin. Tapi, aku percaya bahwa rupiah bisa ditemukan dimana saja. Tidak harus selalu berada di kota besar, sebab rezeki setiap orang sudah diatur. Bergantung kita yang mau atau tidak untuk berusaha menjemputnya.” –halaman 11
Nadi –Nadila Adara Abraham memutuskan untuk kembali ke Yogyakarta setelah berkuliah dan bekerja di Ibukota. Ia menerima pekerjaan sebagai editor di sebuah penerbitan. Meskipun tidak tinggal di rumah setidaknya ia akan lebih dekat mengunjungi Pak Tua, lelaki tua yang membesarkannya. Di sebelah kantor Nadi, ada sebuah kios yang menjual hotdog. Kios itu dikelola oleh sepasang kekasih, Randu dan Rindu. Kios itu selalu ramai karena hotdog yang dijual berbeda dari yang lain, rasanya juga sangat enak. Sama seperti pelanggan lainnya, Nadi jatuh cinta sejak gigitan pertama.

Namun tiba-tiba semuanya berubah. Kios tiba-tiba tutup. Baik Randu, Rindu maupun Yoga, yang membantu melayani pembeli di kios itu benar-benar menghilang. Nadi seolah kehilangan nyawanya, tidak ada lagi hotdog terenak yang pernah ia makan, tidak ada lagi kios yang dianggap kantor keduanya. Setelah sekian lamanya, Nadi kembali bertemu dengan Randu. Laki-laki itu berubah, tidak seperti Randu yang dikenalnya dulu.. Berhasilkah Nadi membuat Randu kembali seperti dulu, kembali membuka kios, membuat hotdog dan menikmati hujan?
“Suatu hari, kamu akan tahu jawabannya dan di saat itu juga, dia sadar bahwa kamu adalah jawaban dari pertanyaannya. Karena kalian adalah jawaban dan pertanyaan itu sendiri”-halaman 111
***

Sebelum baca novel ini, aku sempat ikutan live penulisnya di IG dan sempat nanya-nanya juga tentang karier kepenulisan dan proses kreatif novel ini. Ternyata novel ini dikembangkan dari sebuah caption foto di Instagram kak Ummu. Salut banget sih sama penulisnya. Ini jadi bukti kalau inspirasi bisa datang kapan aja dan dimana aja.

“Nggak semua hal yang terjadi saat hujan turun adalah sepenuhnya salah hujan. Maksud gue begini, ada beberapa hal yang terjadi saat hujan turun, sebenarnya murni karena kesalahan kita. Tapi, untuk mencari pemakluman dari orang-orang sekitar, kita memilih menjadikan hujan sebagai alasan.” –halaman 63
Dari awal ceritanya udah menarik banget, karena pembaca seolah sedang mendengarkan setiap tokohnya bercerita secara langsung. Ide ceritanya sederhana, ekseskusinya bagus dengan gaya bercerita yang asyik. Aku menemukan banyak sekali kalimat-kalimat menarik, terutama dari Pak Tua. Novel ini terdiri dari enam bagian, dan tiap bagian diceritakan dari POV yang berbeda. Kadang POV1 dan POV3. Perbedaan POV1 dari tiap tokohnya sangat terasa.

Cerita ini lebih dari sekedar apa yang aku sampaikan. Ada banyak ‘rahasia’ dan konflik dari masa lalu Nadi. Di awal alurnya agak lambat karena banyak memberikan gambaran kehidupan tokoh. Memasuki halaman keseratus, baru deh muncul konflik sehingga alur selanjutnya jadi agak cepat dan terburu-buru. Menurutku kalaupun menambah beberapa halaman lagi kayaknya nggak masalah karena endingnya bisa dikembangkan menjadi lebih greget lagi hehe..  

“Mungkin seperti ini juga sebuah hubungan. Seseorang bisa bertahan tanpa cinta asal dia mau berusaha mencari sesuatu yang menjadi alasan kuat untuk dia bertahan pada hubungan yang sudah dimulai. Dan, alasan kuat itulah yang nantinya akan mengantarkan dia menemukan makna dari sebuah cinta sejati. Dan ugh, masih ada satu lagi karena sebenarnya cinta itu selalu bisa diusahakan” –halaman 69
Untuk karakterisasi, menurutku sudah cukup bagus. Nadi adalah seorang pekerja keras dan pantang menyerah. Lewat Nadi, kita bisa lebih kenal profesi editor, bagaimana pekerjaannya dan kenapa seringnya sebuah naskah ditolak wkwk.. Dia juga sangat sayang dengan keluarga. Kalau Randu, tipikal cowok yang penyayang dan well planned, udah mikirin masa depan bersama pasangan *duh!*. Tapi sekalinya jatuh bisa terpuruk banget. Tokoh-tokoh lainnya punya porsi yang cukup untuk membangun cerita. Ada juga yang memberikanku ‘kejutan’ lewat interupsi sekejap saja. Salut banget dengan anak ini!

Tokoh favoritku adalah Pak Tua. Entah kenapa setiap baca scene Pak Tua dan Nadi jadi keingetan sama bapak. Kangen banget sih hidup dengan beliau. Kangen bijaknya, kangen dengan cara beliau memberikan pandangan yang berbeda dan terus mengajak aku untuk berpikiran positif. Aku merasa juga ngalamin masa-masa seperti Nadi, mungkin karena itulah aku merasa sangat menikmati novel ini.  Saat hidup jauh dari keluarga pasti selalu ada keinginan untuk berkumpul tapi kadang terhalang jarak dan waktu. Anak rantauan, jangan lupa pulang ya! Nikmati setiap waktumu bersama orang-orang tercinta.

“Semua orang tua akan menua, anaknya tumbuh besar, dan mereka akan kembali sendiri karena anak-anaknya harus menyiapkan diri untuk menjadi orangtua hebat seperi mereka dulu.” –halaman 136
“Gue nggak pernah merasa ada yang salah dari hujan. Sebab apa yang pantas disalahkan dari hujan? Ia saja tidak pernah meminta untuk dijatuhkan.” –halaman 90
Latar cerita di Yogyakarta tidak terlalu ditonjolkan, settingnya seputar kantor, kios hotdog, pantai dan rumah Pak Tua. Tapi entah kenapa kehadiran hujan yang menyertai berbagai adegan novel ini terasa sekali. Hujan dan Jogja adalah kombinasi yang pas, syahdu sekali. Novel ini akan mengubah pandanganmu tentang hujan, yang identik dengan suasana yang muram. Hujan menghadirkan kebahagiaan jika kita memandangnya dari sudut yang berbeda.

Dari Randu, aku belajar bahwa satu-satunya cara terlepas dari masa lalu adalah dengan menghadapinya, sesakit apapun itu. Karena tanpa menghadapinya, kamu tak akan pernah bisa melanjutkan hidupmu dan merasa bahagia.

Oya, di novel ini aku masih menemukan banyak typo dan penulisan yang masih kurang tepat. Semoga di cetakan selanjutnya bisa direvisi sehingga tidak mengurangi nikmat membaca. Novel ini bisa dibaca oleh kamu yang berusia 15 tahun keatas, utamanya aku rekomendasikan buat pluviophile –si penyuka hujan.

“Ibaratnya orang yang sudah berada di atas, apa pernah dia berdoa untuk kembali jatuh dan berada di bawah? Begitu juga dengan hujan. Dia bahkan tidak pernah meminta untuk dijatuhkan, apalagi dijadikan alasan atas kepergian-kepergian yang akhirnya menyisakan luka.” –halaman 198
 

2018

Blogtour : The Second Time (Aliza's Bad Marriage) - Winner Announcement

04.27


BLOGTOUR-WINNER ANNOUNCEMENT
THE SECOND TIME (ALIZA'S BAD MARRIAGE)



Holaaa.. Ada yang udah nungguin pengumuman pemenang giveaway di blogtour novel The Second Time? Naaah.. di postingan ini kamu akan tahu siapa yang beruntung mendapatkan 1 eksemplar Novel The Second Time dari Twigora. Tapi sebelum mengumumkan pemenangnya, aku mau mengucapkan terima kasih banget untuk semua yang sudah berpartisipasi di blogtour ini. Semuanya antusias meramaikan dan punya quote yang menarik.
Oke deh langsung aja. Congratulation for…..

Bintang Maharani”
Twitter : @btgmr

Yeeay! Selamat kamu dapat novel The Second Time dari Penerbit Twigora. Tolong segera konfirmasi data diri dengan mengirimkan email ke rinspiration95@gmail.com dengan subyek : “GA The Second Time” dengan menyertakan nama lengkap, akun sosmed (twitter/IG), alamat lengkap serta no HP yang bisa dihubungi. Setelah hadiahnya diterima, harap memberikan konfirmasi kepada kami melalui sosial media. Kalau boleh minta review atau kesan-kesan saat membaca novel ini juga ya!

Buat yang belum beruntung di blogtour ini, jangan patah semangat karena sedang ada blogtour giveaway The Second Time masih berlangsung di blog Kak Farida, Kak Soffi dan Tasya. Ketinggalan ikut blogtour ini? Kamu bisa baca Tanya Penulis bareng Kak Demimoy dan Review Novel TheSecond Time 

Aku juga mau ngucapin terima kasih juga buat Penerbit Twigora yang sudah mengajak aku bekerja sama di blogtour ini. Host blogtour yang lain, senang sekali bisa ikut berpartisipasi. Mohon maaf masih banyak kekurangan, semoga berkenan ya! Saran dan kritikmu sangat aku harapkan.

Jangan lupa terus pantengin akun sosmedku, follow twitter @rinicipta dan IG @rinspirations. Follow juga blog rinspiration95.blogspot.com via GFC atau email, karena akan ada kejutan dalam waktu dekat. See you! ^^

Jangan lupa ikuti rangkaian blogtour #TheSecondTime selanjutnya

14 – 15 Juli 2018: SISKA
Url Blog : http://reviewbysiska.blogspot.co.id/ 

16 – 17 Juli 2018 : SRI SULISTYOWATI
Url Blog: https://www.kubikelromance.com/

18 – 19 Juli 2018: SHARIE
Url Blog: http://romanitamore.blogspot.co.id

20 – 21 Juli 2018: PUTU RINI CIPTA RAHAYU (Kamu disini!)
URL Blog: rinspiration95.blogspot.com

22 – 23 Juli 2018: FARIDA ENDAH 
Url Blog: https://vaaridapunya.blogspot.co.id/


24 – 25 Juli 2018: SEFFI SOFFI
http://seffisoffi.blogspot.com/

26 – 27 Juli 2018: TASYA DEVI
URL Blog:perpuskeciltasya.wordpress.com




2018

Blogtour : The Second Time (Aliza's Bad Marriage) - Giveaway

18.28


BLOGTOUR-GIVEAWAY
THE SECOND TIME (ALIZA’S BAD MARRIAGE)


Hai.. Akhirnya sampai di rangkaian terakhir blogtour #TheSecondTime di blog-ku. Sudah baca post Tanya Penulis dan Review Novel? Gimana makin tertarik dong buat baca novel ini? Kabar gembiranya adalah kamu berkesempatan untuk mendapatkan novel ini secara cuma-cuma hanya dengan ikutan giveaway-nya! Btw, ini giveaway spesial karena karena giveaway pertama bareng Twigora hihii.. jadi cara ikutannya gampang aja

  1. Punya alamat pengiriman di wilayah Indonesia
  2. Follow kami via twitter @rinicipta dan @TWIGORA atau via instagram @rinspirations @demimoysss dan @TWIGORA. Follow blog ini sekalian juga boleh
  3. Share link informasi blogtour giveaway ini dengan hastag #TheSecondTime #RinspirationsxTwigora, jangan lupa mention/tag kami sesuai dengan sosial media yang kamu gunakan. Boleh juga share banner (repost/regramm/story) atau tweet boleh sekalian mention temen-temenmu, sesering dan semenarik mungkin. Bebas!
  4. Jawab di kolom komentar blog ini dengan format nama, usia, nama akun sosial media yang digunakan untuk share info giveaway ini (Twitter/IG), link share (IG/twitter) dan jawaban. Tantangannya  adalah membuat satu quote yang menurutmu sesuai dengan kisah di novel #TheSecondTime
  5. Giveaway ini berlangsung dari tanggal 22-29 Juli 2018 pkl 23.59 WIB dan diumumkan segera setelah penutupan. Pemenang dipilih berdasarkan jawaban yang paling menarik dan keaktifan mengikuti rangkaian blogtour-ku. Pemenang akan aku hubungi via sosial media.
  6. Kalau ada pertanyaan, boleh ditanyakan langsung via twitter/IG 
  7. Good luck!


Jangan lupa ikuti rangkaian blogtour #TheSecondTime selanjutnya
14 – 15 Juli 2018: SISKA
Url Blog : http://reviewbysiska.blogspot.co.id/ 

16 – 17 Juli 2018 : SRI SULISTYOWATI
Url Blog: https://www.kubikelromance.com/

18 – 19 Juli 2018: SHARIE
Url Blog: http://romanitamore.blogspot.co.id

20 – 21 Juli 2018: PUTU RINI CIPTA RAHAYU (Kamu disini!)

22 – 23 Juli 2018: FARIDA ENDAH 
Url Blog: https://vaaridapunya.blogspot.co.id/


24 – 25 Juli 2018: SEFFI SOFFI
http://seffisoffi.blogspot.com/

26 – 27 Juli 2018: TASYA DEVI
URL Blog:perpuskeciltasya.wordpress.com



2018

Blogtour : The Second Time (Aliza's Bad Marriage) - Review Novel

17.00


BLOGTOUR-REVIEW NOVEL-PHOTO CHALLENGE
THE SECOND TIME (ALIZA’S BAD MARRIAGE)

Penulis             : Demimoy
Editor              : Rinandi Dinanta
Proofreader     : Christian Simamora
Desainer Sampul: Ade Ismiati Hakimah
Penata Letak   : Ade Ismiati Hakimah
Penerbit           : Roro Raya Sejahtera
Tebal Buku      : 340 halaman
Tahun Terbit    : 2018
ISBN               : 978-602-51290-3-2
Harga              : Rp 80.000,00


TAK ADA YANG KLISE DALAM PERNIKAHAN RADIT DAN ALIZA...

Aliza tak habis pikir, mengapa sebelum meninggal Marvel justru memintanya menikahi Radit—sosok yang tidak dikenalnya sama sekali? Mungkin kalau pria itu punya masalah ekonomi atau memiliki kekurangan fisik, dia akan sedikit memahami motivasi Radit menyetujui pernikahan ini. Namun Radit bisa dibilang sukses dan sempurna—terlalu sempurna malah—hingga membangkitkan kecurigaan baru: dia pasti menginginkan sesuatu dari pernikahan ini!

Bagaikan berjalan di atas lantai bertabur beling, Aliza berhati-hati setiap kali berduaan dengan Radit. Pria itu begitu dingin dan misterius di suatu waktu, tapi bisa berubah hangat dan lembut di kesempatan lainnya. Sulit bagi Aliza untuk menyangkal desir-desir di dadanya, meskipun belum sepenuhnya yakin pada suaminya itu.

Lama-lama, kelengahan Aliza malah membuatnya terjebak pada kondisi mengharuskan untuk membuat taruhan besar: Aliza harus belajar menerima Radit atau tak akan merasakan bahagia dalam pernikahannya. Namun, bagaimana caranya mulai mencintai Radit? Mampukah Aliza mempercayakan hati dan jiwanya pada suami yang masih saja terasa asing di matanya?
***


Novel ini adalah salah satu novel based on wattpad yang diterbitkan oleh Twigora #rorowattpad. Menariknya The Second Time ini udah dibaca lebih dari 2,1 juta kali di wattpad. Ada yang udah pernah baca kisah Aliza’s Bad Marriage sebelum diterbitkan? Aku sendiri bukan pembaca aktif wattpad, sebelumnya belum pernah baca cerita ini maupun cerita kak Demimoy yang lain. Jadi, senang sekali bisa berkenalan lewat novel ini.

Covernya didominasi dengan warna hitam dengan gambar cincin, sangat representatif dengan isi novel. The Second Time mengangkat tema pernikahan yang tidak biasa. Bukan hanya tentang kebahagiaan, tapi tentang tragedi, misteri dan air mata. Unsur-unsur ‘kelam’ inilah yang membuat novel ini berbeda dan menarik untuk dibaca. Sejak halaman pertama, pembaca diajak untuk mengikuti kisah Aliza yang mengalami situasi yang sulit dan rumit. Menjelang pernikahannya dengan Aliza, Marvel mengalami kecelakaan yang merenggut nyawanya. Calon suami Aliza itu menitipkan wasiat pada Radit agar menggantikan posisinya sebagai mempelai laki-laki.
“Membayangkan menikah dengan orang yang tak kucintai saja begitu sulit, bagaimana sekarang aku bisa benar-benar melakukannya? Mengenalnya saja aku tidak. Bagaimana bisa aku mencintainya? Meski begitu, aku harus menerima keadaan ini.” –halaman 32

Aliza tidak mengenal Radit. Kehidupan cowok itu juga baru ia ketahui setelah mereka menikah. Ternyata Radit masih punya seorang kekasih bernama Alya. Belum lagi sikap Radit yang seolah masih tidak bisa melepaskan Alya bahkan setelah ia menikahi Aliza. Lalu mengapa Radit setuju untuk menikah dengannya?

Tidak sampai disitu saja, Aliza juga mengalami serangkaian teror yang dari orang yang tidak dikenalnya. Teror itu tidak hanya mengancam nyawanya, tapi juga orang-orang terdekatnya. Sebenarnya apa yang terjadi?
Orang yang kucintai mati karenamu. Nyawa dibayar dengan nyawa. Tunggulah, kau juga akan mati di tanganku.”-halaman 109

Novel ini cukup padat, alurnya maju dengan beberapa konflik dan rahasia di masa lalu diceritakan melalui flashback dari tokohnya. The Second Time punya cukup banyak tokoh, tapi penulis berhasil mengaitkan satu sama lain sehingga menimbulkan twist tidak terduga. Aku cuma bisa nebak salah satunya, nggak nyangka aja surprise-nya bertubi-tubi. Unsur thriller juga kerasa banget. Tapi, novelnya cenderung repetitif jadi ada adegan atau kejadian mirip yang berulang. Alasan hingga Aliza mengalami berbagai teror juga agak klise sih, menurutku.

The Second Time menggunakan POV campuran dari POV 1 dan POV3, tapi didominasi oleh Aliza. Dari segi karakter, Aliza ini adalah tipikal cewek yang tegar sekaligus rapuh, feel-nya kerasa banget pas baca. Sedangkan karakter Radit tidak bisa ditebak. Kadang sayang banget, kadang overprotektif, kadang posesif, kadang juga jadi romantis. Hubungan mereka mengalir gitu aja, mereka mudah untuk saling jatuh cinta tapi nyatanya aku merasa mereka kurang chemistry. Untuk karakter lain, aku ancungi jempol, penulis berhasil membuat karakter yang menjadi ‘berbeda’ dan tidak terduga karena obsesi mereka.

Menurutku, masih ada beberapa hal yang menjadi pertanyaan misalnya bagaimana hubungan Marvel-Radit di masa lalu, gimana sejarah panggilan Laura dan kenapa sikap orang-orang terdekat Aliza terasa begitu asing dengan sosok Radit dan sebaliknya? Tapi overall, aku menikmati novel ini. Salut dengan kak Demimoy yang berhasil menghadirkan kisah pernikahan yang berbeda dari yang lain di novel perdananya. Oya, novel ini untuk segmen usia 21+ ya, tapi adegan-adegannya masih aman kok, tidak terlalu vulgar.

Kisah Aliza dan Radit membuatku mempercayai adanya kesempatan kedua. Takdir boleh mempermainkan hidup kita sedemikian rupa, tapi yakinilah satu hal bahwa apapun yang ditakdirkan untukmu akan kembali lagi padamu.
“Aku mencintainya –mencintai semua ketidaksempurnaannya yang ternyata begitu sempurna. Aku mencintai semua yang ada pada dirinya.” –halaman 333






Saatnya memenuhi tantangan Photo Challenge. Kali ini ini tantangannya foto bareng buku The Second Time (Aliza’s Bad Marriagae). Here we go!




2018

Blogtour : The Second Time (Aliza's Bad Marriage) - Tanya Penulis

17.37


BLOGTOUR-TANYA PENULIS

 THE SECOND TIME (ALIZA'S BAD MARRIAGE)


Hai.. Selamat datang di blog-ku!
Senang sekali, akhirnya aku dapat kesempatan untuk nge-host blogtour yang diadakan oleh Twigora. Novel yang akan aku bagikan adalah The Second Time (Aliza’s Bad Marriage) karya Demimoy. Novel ini adalah salah satu #rorowattpad yaitu novel based on wattpad yang diterbitkan oleh penerbit Twigora. Blogtour ini berlangsung dari tanggal 20-21 Juli 2018. Selama blogtour berlangsung akan ada segmen Tanya Penulis, Review Novel dan Giveaway. Jadi pastikan kamu mengikuti rangkaian blogtournya sampai selesai ya!

Sebelum kenalan sama novelnya, boleh dong kenalan dulu sama penulisnya? Ada yang udah kenal dengan kak Demimoy? Beliau aktif menulis di wattpad lho! Novel The Second Time (Aliza’s Bad Marriage) ini telah dibaca lebih dari 2.1 Juta Kali di Wattpad. Keren!


Seorang perempuan yang lahir dua puluh dua tahun yang lalu. Tepatnya pada tanggal 18 November tahun 1995 di Cianjur, Jawa Barat. Sejak kecil, bercita-cita ingin menjadi seorang penulis scenario. Tapi, siapa sangka sekarang ternyata bisa menulis sebuah novel. Berawal dari keisengan demi merealisasikan khayalan yang selama ini terpendam di dalam pikiran. Akhirnya, dia memutuskan untuk memulai menulis sebuah cerita, yang ternyata bisa dinikmati banyak orang. 

Berikut petikan wawancara dengan kak Demimoy seputar karier kepenulisannya dan proses kreatif penulisan Novel The Second Time (Aliza’s Bad Marriage).

Q : Halo, kak. Salam Kenal. Sebelumnya mau ngucapin selamat karena buku The Second Time (Aliza’s Bad Marriage) sudah diterbitkan. Bagaimana awal mula karier kepenulisan kakak?
A : Iya, terima kasih yaa~. Awal mula karier? Awal mulanya aku iseng-iseng sih nulis di Wattpad. Menuangkan ide yang ada di kepala. Ini cerita pertamaku, dulu memang aku sempet bernazar dalam hati semoga aku bisa terbitkan novel ini setelah viewers tembus 1juta. Tapi, gak kepikiran akan di terbitkan di penerbit mayor. Dan suatu keberuntungan, ternyata sekarang The Second Time bisa terbit dan bahkan di terbitkan oleh penerbit sekelas Twigora. Gak nyangka.

Q : Ide cerita The Second Time (Aliza’s Bad Marriage) terinspirasi dari mana?
A : awal ceritanya terisnpirasi dari bacaan yang dulu sempat aku baca. Aku baca cerita dengan tema kehidupan pernikahan. Ide-ide selanjutnya, aku sering terinspirasi dari film yang aku tonton atau lirik lagu, atau curhatan temen.

Q : Novel ini kan based on wattpad, sebelum diterbitkan apakah ada banyak perubahan? Bedanya apa sih?
A : Perubahannya banyak. Dari segi bahasa dan kerapian juga. Aku aja masih inget gimana pusingnya waktu aku nerima dan ngerjain revisiannya. Ada beberapa adegan yang di hapus dan tambah, ada juga sudut pandang yang di rubah. Jadi, perubahannya hampir 70% menurut aku.

Q : Siapa tokoh favorit kakak di novel The Second Time (Aliza’s Bad Marriage)? Kenapa?
A : Aliza. Soalnya karena aku pakai sudut pandang orang  pertama, jadi seakan-akan aku juga merasakan apa yang dia rasakan. Hehe..

Q : Apa impian kakak dalam dunia penulisan?
A : Semoga bisa menulis yang lebih baik lagi, semoga tulisanku bisa diterima oleh banyak orang. Semoga tulisanku bisa berdampak positif bagi siapapun yang membacanya. Dan semoga tulisanku bisa di kenang banyak orang suatu saat nanti. Aamiin.
Terima kasih atas kesempatannya kak Demimoy. Semoga sukses dan terus berkarya! 

Gimana, udah kenal kan sama kak Demimoy? Besok aku bakal share review novel The Second Time (Aliza’s Bad Marriage). Nantikan giveaway-nya juga ya! Ada 1 eksemplar novel yang akan aku dan TWIGORA berikan untuk 1 orang yang beruntung.



Jangan lupa ikuti rangkaian blogtour #TheSecondTime di blog-blog berikut :
14 – 15 Juli 2018: SISKA
Url Blog : http://reviewbysiska.blogspot.co.id/ 

16 – 17 Juli 2018 : SRI SULISTYOWATI
Url Blog: https://www.kubikelromance.com/

18 – 19 Juli 2018: SHARIE
Url Blog: http://romanitamore.blogspot.co.id

20 – 21 Juli 2018: PUTU RINI CIPTA RAHAYU (Kamu disini!)
URL Blog: rinspiration95.blogspot.com

22 – 23 Juli 2018: FARIDA ENDAH 
Url Blog: https://vaaridapunya.blogspot.co.id/

24 – 25 Juli 2018: SEFFI SOFFI
http://seffisoffi.blogspot.com/

26 – 27 Juli 2018: TASYA DEVI
URL Blog:perpuskeciltasya.wordpress.com





Review Novel : Jakarta Sebelum Pagi

08.45


Jakarta Sebelum Pagi

Penulis                 : Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
Penyunting         : Septi Ws
Desainer Sampul: Tim Desain Broccoli
Ilustrator Isi        : Cynthia
Penerbit              : Grasindo
Tahun Terbit      : 2014
Tebal Buku          : 270 Halaman



“Jam tiga dini hari, sweter, dan jalanan yang gelap dan sepi .... Ada peta, petunjuk; dan Jakarta menjadi tempat yang belum pernah kami datangi sebelumnya.”

Mawar, hyacinth biru, dan melati. Dibawa balon perak, tiga bunga ini diantar setiap hari ke balkon apartemen Emina. Tanpa pengirim, tanpa pesan; hanya kemungkinan adanya stalker mencurigakan yang tahu alamat tempat tinggalnya.


Ketika—tanpa rasa takut—Emina mencoba menelusuri jejak sang stalker, pencariannya mengantarkan dirinya kepada gadis kecil misterius di toko bunga, kamar apartemen sebelah tanpa suara, dan setumpuk surat cinta berisi kisah yang terlewat di hadapan bangunan-bangunan tua Kota Jakarta.

***
"Sejak minggu lalu, ada yang ngirimin ini ke gue. Bukan di bejana perak sih, tapi ini dipasang di balon warna perak, dan diterbangkan sampai ke balkon apartemen gue." -hlmn.7

Bunga hyacinth biru, bunga melati dan bunga mawar. Persis! Seperti bunga-bunga dalam puisi dari Yugoslavia yang merupakan asal muasal nama Emina. Kiriman bunga itu mengusik Emina dan ia tertarik untuk mengungkap jati diri si pengirim. Pencarian itu mengantarkan Emina pada Suki, anak perempuan pemilik toko bunga di dekat apartemennya. Perlahan-lahan tak hanya tentang di stalker yang terungkap tapi juga rahasia besar yang melibatkan tetangga jompo di sebelah rumah keluarganya.

***

Kedua kalinya membaca kisah yang ditulis kak Ziggy dan selalu suka! Selain gaya ceritanya yang unik, setiap tokoh punya karakter dan latar belakang menarik. Kisah cintanya pun dihadirkan dari sudut pandang yang lain. Novel ini tidak sesuai dengan ekspektasi awalku tentang hiruk pikuk Jakarta. Nyatanya, selain dari hiruk pikuk itu, masih ada manusia-manusia absurd yang menghuninya serta kenangan yang terkubur dan meminta untuk kembali dikenang.

Aku suka dengan semua karakternya, seolah benar-benar hidup. Emina yang absurd, Abel dengan fobianya yang aneh serta Suki, si anak kecil yang cerdas. Apa di semua novel kak Ziggy ada tokoh anak kecil yang cerdas ya? Ava, tokoh novel Di Tanah Lada juga setipe dengan Suki. Suki ini juga jadi salah satu favorit aku. Hidupnya complicated, tapi sangat cerdas dan bijak untuk ukuran anak seusianya.

Adegan yang paling berkesan adalah saat teka-teki surat romantis slash misterius itu terungkap. Analisanya cerdas! Aku sampai shock setelah tahu rahasianya Pak Meneer. Berpetualang mengenal Jakarta di masa lalu sangat berkesan. Ibukota terdengar bagus dan romantis pada masa itu. Meski kini berubah seiring perubahan penghuninya

"Tapi who knows? Mungkin orang dulu nggak berpikir begitu. Lagi pula, we don't live there anymore. It's in the past; another world we can never enter. Dan anyway, Jakarta saat ini yang paling penting, and it isn't half as bad" -hlmn.268

Review Novel : Muse

08.18


Muse

Penulis                 : Devania Annesya
Editor                    : Anin Patrajuangga
Desain Sampul dan Ilustrasi : Dyndha Hanjani P.
Penerbit              : Grasindo
Tahun Terbit      : 2014
Tebal Buku          : 200 Halaman


Aku sahabat dari istrimu, tempat kau biasa mendiskusikan segala hal. Aku sahabat dari istrimu, tempat di mana kau selalu meminta nasiat dalam mengahadapi kegilaan istrimu. Aku sahabat dari istrimu dan aku jatuh cinta padamu

Jatuh cinta pada Joas adalah apa yang tidak pernah Renatha rencanakan. Namun begitulah adanya, ia jatuh cinta pada Jonas, suami dari Nadia, sahabatnya. Mulanya itu hanya sebuah rasa tanpa perlu mendapat pengakuan. Mulanya...

“Mau sampai kapan kamu lari, hm?”

“Kenapa tidak? Kalau perlu aku lari lagi sekarang. Aku akan pergi ke tempat di mana aku tidak akan menemukan satu orang pun yang mengetahui masa laluku. Terutama kamu! Adalah sebuah kesalahan memercayaimu malam itu!”
***

Tertarik banget baca novel ini sejak baca sinopsisnya. Dari awal sih udah berpikiran negatif aja bawaannya sama Renatha haha.. Bagiku, perselingkuhan adalah hal yang tidak akan termaafkan dalam sebuah hubungan, apalagi pernikahan. Apapun alasannya, siapapun pelakunya. Termasuk sahabat sendiri. That’s a Big NO! Tapi serius deh, baca novel ini bakal nggak nyangka sama alurnya!
"Manusia 'kan emang seperti itu. Mereka suka menghakimi. Mungkin karena mereka merasa hidup mereka lebih baik jadi punya hak menghakimi." - hlmn.77

Dengan alur maju mundur, aku agak kebingungan memahaminya. Seperti mengumpulkan kepingan, aku bisa menyatukan kisah hidup Renatha serta kejadian-kejadian yang terjadi saat baca setiap lembarnya. Gaya berceritanya mengalir, nggak kerasa bisa selesai baca dalam sekali waktu. Novel ini berhasil menyembuhkan reading slump-ku yang parah. Tapi disayangkan banget alurnya sangat cepat sehingga masih ada hal yang terburu-buru dituntaskan.

"Ada satu momen, yang di masa depan akan kausesali. Sebab terlepas kemudian kandas. Ada satu momen,yang dimasa depan nanti,akan selalu kau ingat, sebab kau merasa terjerat" -hlmn 88.

Aku cukup puas dengan kisahnya Renatha-Jonas-Nadia. Aku tidak menyayangkan apapun yang terjadi meski eksekusi konfliknya kurang maksimal. Aku juga tidak membenci siapapun ya, mereka semua memang perlu waktu untuk menjadi bijak. Akan ada satu titik balik dimana seseorang akan berubah menjadi lebih baik dan mulai belajar memaknai kehidupan. Meski hal itu terjadi kadang tidak seindah yang diharapkan.


"Semuanya kemudian berjalan lebih baik. Berkat kamu,aku akhirnya menyadari bahwa begitu banyak hal yang perlu kupelajari. Sebelumnya aku selalu merasa aku selalu benar. Dalam pernikahan.. ada banyak hal yang perlu untuk dipahami, bukan sekedar diketahui" -hlmn 17